Minggu, 07 Maret 2010

cara mengambil gambar

Ketika kita melihat sebuah tayangan seperti film, kita akan memikirkan bagaimana bisa gambar- gambar itu bisa jadi seperti itu, dalam penganbilan sebuah gambar sehingga menjadi sebuah tayangan yang menakjubkan, tentuya ada beberapa macan cara diantaranya:
1.carilah obyek yang sesuai dengan tema.ketika kita akan mengambil sebuah gambar, terlebih dahulu tentukan tema, kemudian gambar apa saja yang akan dambil, semuanya bsudah tersusun dalam sebuah script film. usahakann sedetail mungkin.
2 Ambilah gambar sebanyak mungkin, jangan hanya sekali dalam pengambilan gambar, lebih baik berkali-kali.
Saat proses pengambilan gambar diusahakan berkali-kali, hal itu memudahkan dalam proses pengeditan, jika hanya mengambil sekali dan ternyata hasilnya jelek akan mempersulit proses pengeditan. Ketika pengambilan gambar diperbanyak dalam proses pengeditan bisa memilih mana yang paling bagus dan tidak kekurangan bahan.
3.diusahan ketika dalam proses pengambilamn gambar, posisi kamera tenag tidak goyang-goyang.
Apabila posisi kamera dalam proses pengambilan gambar tidak tenang, maka hasil gambarnya akan goyang -goyang, ketika hasil gambar goyang akan mengurangi keindahan film tersebut, walaupun ceritanya bagus, aktingnya bagus tapi gambarnya goyang akan memepengaruhi nilai dari film tersebut
4.Jika tangan tidak kuat dan tidak bisa tahan lama dalam memegangi kamera, gunakanlah penyangga kamera lebih amanya.
Biasanya orang tidak akan tahan lama dalam memegang sesuatu, apalagi itu benda seperti kamera, karena dalam pengambilan gambar dibutuhkan gerakan yang sangat halus, jika goyang sedikit saja hasilnya tidak memuaskan sehingga perlu sekali peyangga kamera agar proses pengambilan bisa tenag
5.catat secara berurutan dalam setiap seasson pengambilan
pencatatan dalam pengambilan sebuah gambar sangan penting sekali karena akan memudahkan dalam proses pengeditan, kita tinggal lihat pengambilan yang keberapa yang paling dirasa bagus sehingga mempercepat juga si editor tidak perlu mencari- cari dari awal
itulah beberpa cara-cara dalam pengambilan gambar untuk pembuatan sebuah film, hampir semuanya sama cara-caranya, baik itu film dokumenter, film layar lebar dan film lain sebagainya

Sabtu, 02 Januari 2010

Minggu, 06 Desember 2009

MENGAPA PIRANTI KOGNITIF KETIKA UJIAN TIDAK BOLEH DIGUNAKAN?

Nama: nurul mujahidatul
Nim : 07110012
MENGAPA PIRANTI KOGNITIF KETIKA UJIAN TIDAK BOLEH DIGUNAKAN?
Proses belajar membutuhkan keterlibatan banyak pihak, tidak hanya guru, murid tapi juga alat yang mendukung adanya proses belajar itu, selain sarana/ alat juga ada metode yang berperan penting dalam mensukseskan proses belajar
Seperti yang ada didalam bloom’s taksonomi ternyata proses pembelajaran kita masih berada dalam tingkatan yang paling bawah yang masih mengandalkan remembering (daya ingat), padahal kalau kita mau bisa menggunakan tingkat yang paling atas yaitu creating (kreativitas), dengan kreativitas peserta didik lebih dapat lebih merasakan adanya proses pembalajara atau merasakan akan hasilya karena langsung dipraktekkan.
Sebelum mencapai tingkat creating terlebih dahulu peserta didik harus melalui tahapan evaluating, yang disitu berguna mengetahui tingkat kemampuan peserta didik dalam menyerap materi. Anehnya dalam evaluasi yang ada dalam proses pembelajaran pendidikan kita ini tidak banyak yang boleh menggunakan komponen piranti kognitif. Biasanya yang boleh digunakan hanya kertas dan pulpen padahal masih banyak piranti kognitif yang bisa digunakan.
Selama ini proses belajar kita hanya menerapkan sistem hafalan saja, jarang ada yang menerapkan sistem pemahaman kepada siswanya, dalam proses pembelajaran masih diperbolehkan menggunakan piranti kognitif seperti dalam latihan atau pelajaran matematika masih diperbolehkan menggunakan kalkulator, tapi ketika ujian kalkulator tidak diperbolehkan yang diperbolehkan hanya kertas saja, menurut para guru kalau ujian menggunakan kalkulator itu tidak mendidik karena otaknya jadi tidak bekarja.
Padahal dalam ujian masih banyak komponen piranti kognitif yang bisa digunakan yang juga masih mendidik dan otak juga masih berfungsi, seperti ujian yang dimodel dengan TTS (teka –teki silang) bisa mengasah otak peserta didik dan juga menyenagkan pesrta didik dalam ujian. Pada dasarnya piranti kognitif itu bisa mendidik juga dalam umjian tidak semuanya jelek, cobalah kita ubah cara pandang kita tentang sarana dalan ujian, bisa saja kita meninggalkan kertas dan pulpen, tapi akan sulit juga ketika peserta didikitu masih menggunakan daya ingat dalam menerima materi sehinnga ujian nanti akan berusaha mengingat – ingat yang sudah dipelajari, seandainya siswa itu faham maka tidak akan kesulitan dalam menghadapi ujian karena daya ingat seseorang itu ada batasnya.
Piranti kognitif tidak boleh digunakan karena dirasa tidak dapat membuat peserta didik mandiri, merasa ketergantungan dengan alat bantu tersebut sehingga hasil ujianya tidak obyektif dan kemampuan peserta didik tidak dapat diukur dengan benar-benar karena di bantu oleh alat pendukung lainnya. Itulah salah satu alasan mengapa piranti kognitif masih dlarang digunakan dalam ujian.
Antara pulpen dan kertas sangat erat hubunganya dengan daya ingat pesert didik, sebab itulah mengapa yang diperbolehkan dalam ujian hanya kertas dan pulpen, coba saja peserta didik dajarkan pada tingkat kreatifitas maka bisa saja piranti kognitif itu dapat digunakan dalam ujian.

Rabu, 18 November 2009

waktu

waktu adalah harapan
waktu adalah cita-cita
waktu adalah impian
membahas tentang waktu tak ada habisnya, setiap orang tak kan dari waktu
waktu segalanya bagi manusia
jangan pernah tinggalkan waktu tanpa ada maknanya
orang kadang meremehkan waktu
padahal waktu sangat penting
kawan.......................
gunakan waktu sebaik mungkin
jangan mau kita tertinggal oleh waktu
waktu sangat berharga sekali..........
kawan.................
waktu adalah segalanya.....

Sabtu, 31 Oktober 2009

presetasi yang baik dikelas

dalam setiap presentasi yang perlu di perhatikanadalah
  1. meteri yang akan disampaikan
  2. persiakan mental
  3. penampilan yang bikin kitapercaya diri
  4. bikin suasana yang menyenangkan dalam forum
  5. kuasai keadaan

Rabu, 28 Oktober 2009

presentasi

presentasi yang baik tidak semua orang bisa melakukanya, karena untuk mendapatkan hasil presentasi yang baik harus dipersiapkan semuanya termasuk materi,mental
Jika belum pernah melakukan presentasi sama sekalil akan sangat kesulitan melakukan bisa- bisa jadi demam panggung